Noven Tolak Berdamai
Noven tetap dengan keputusannya dengan tak melakukan pencabutan laporannya yang telah masuk ke Mapolres Kaur. Menurut politis Demokrat ini, pemukulan terhadap dirinya adalah sebuah penganiayaan.
Anggota dewan DPRD Kaur H Sunuhdi kepada BE mengungkapkan bahwa rapat internal anggota dewan secara tertup, sebelum membahas RAPBD 2010 dalam membahas permasalahan antara Z Muslih dan Noven pasca insiden pemukulan. Pada intinya dewan meminta kedua belah pihak untuk berdamai dengan menyelesaikan secara kekeluargaan.
Namun lanjut Sunuhdi pihak pelapor Noven tidak mau melakukan perdamaian karena pemukulan tersebut merupakan sebuah penganiyaan bagi dirinya meminta pihak Kepolisian mengusut hal ini sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kendati demikian, dewan masih tetap akan berupaya mendamaikan mereka berdua karena ini menyangkut insitusi dan citra anggota dewan di mata masyarakat. Kita harus menyikapi dengan baik permasalahan secara pribadi mapun lembaga DPRD. Mudah-mudahan permaslahan ini cepat selesai, ujar Sunuhdi
Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Hari Sudwijianto SIK MSi melalui kasat Reskrim AKP Imam Wijayanto SIK mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan korban dan beberapa saksi maka pemukulan tersebut masuk kategori jelas penganiyaan.
Persoalan damai wewennag kedua belah pihak. Kami dari Kepolisian hanya melakukan tugas sebagi penengah sesuai dengan proses hukum yang berlalaku, jelasnya.
Sumber BE


Damai aje lah. Menang jadi arang kalah jadi abu, kate pepatah jeme tue dulu. Nah kalu disini ga ada yang menang dan ga ada yang kalah, untuk kemajuan daerah kite ya curahkan seluruh energy dan pemikirannya untuk itu. Suip sanak…..Maju Terus Kaur
Noven Anggota Dprd Kab Kaur sebenarnya Menjunjung tinggi Proses hukum Yang berlaku di NKRI,tp disisi lain, Anggota Tubuhnya”terasa sakit kena pukul..bgmna kita klu kena pukul/tinju??