Mandi di Laut, Murid SD Tewas
Saat itu korban sedang mandi di laut bersama tiga temannya. Lagi asyik berenang, tiba-tiba diseret ombak laut. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB Rabu siang (6/1) kemarin. Namun korban yang sempat tenggelam beberapa jam itu berhasil ditemukan pukul 16.00 WIB.
Saat ditemukan korban sudah terbujur kaku dan tak bernyawa lagi. Dan langsung dilarikan ke Puskesman Bintuhan. Tak lama usai dokter memastikan korban tidak bernyawa, jenazahnya dibawa ke rumah orangtuanya menggunakan monil ambulan.
Data terhimpun menyebutkan, kejadian memilukan itu berawal ketika korban bersama tiga teman sebayanya pergi bermain. Tidak lama kemudian, mereka langsung menuju pantai yang tak jauh dari belakang rumah warga. Setiba di pantai, korban bersama tiga temannya langsung mandi.
Naasnya, baru beberapa menit mandi, korban yang mandinya lebih ke tengah diseret ombak. Melihat korban terseret ombak, tiga temannya berusaha memberi pertolongan dengan mengejar korban dengan cara berenang. Tragisnya, setelah digulung ombak, korban langsung tenggelam. Akhirnya ketiga temannya yang sempat ikut tenggelam itu meminta pertolongan warga sekitar lokasi mandi.
Mendapat laporan ada yang tenggelam, warga langsung berdatangan. Sebagian warga lagi memberitahu pada orangtua korban. Kaget mendapat korban tenggelam, orangtua korban bergegas ikut melakukan pencarian. Sekitar dua jam pencarian dengan pakai perahu nelayan yang menyisiri pinggiran pantai, korban berhasil ditemukan dalam posisi telungkup sekitar 200 meter dari lokasinya mandi.
Begitu ditemukan, korban yang masih memakai celana pendek itu langsung dibawa ke Puskesmas. ’’Kami tak menyangka kalau ada murid SD tenggelam. Tapi setelah kami idatangi ke pinggir pantai, ternyata benar warga sudah ada yang berusaha mencari korban. Saat ditemukan kondisi korban memang tidak bernafas lagi. Tubuhnya sudah kembung. Diduga korban terlalu banyak terminum air laut,’’ papar Nofen Iswandi, anggota DPRD Kaur yang tinggal tak jauh dari lokasi korban ditemukan.
Sementara Kapolres Kaur AKBP Hary Sudwijanto, S.Ik, M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Imam Wijayanto, S.Ik, membenarkan kejadian ini. Dikatakan, begitu mendapat laporan ada anak tenggelam, pihaknya langsung ikut melakukan pencarian. Korban tewas diduga murni karena tenggelam.
Namun pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. ’’Kini jasad korban sudah dibawa ke rumah orangtuanya. Kita menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati jika sedang mandi di laut. Karena kondisi laut beberapa hari terakhir sedang tidak bersahabat, tegas Kasat Reskrim.
Sumber RB


mslh mandi di laut anak anak sdh dari dulu(sjak sy msh skolah dlu)..tp yg lbih penting ortu haRUS MENGAWASI ANAK KMANA MRK pergi..ni berita duka Ya…