Pemilukada Kaur 2 Putaran: Sedangkan pesaingnya pasangan... KPU Kaur Didistribusikan Kertas Suara : Rencana pendistribusian... BBM Melejit Lagi: Dewan meminta Pemkab Kaur... Hidayat-Surianto Datangi KPU Kaur: Massa ini mengiringi Hidayat... 98,68 Persen Lulus UNU SMP: Kadispendik Kaur Drs Agunawan...

Laka Tunggal, Gadis Linau Tewas di Tempat

Friday, December 19, 2008
By Bujang Kaur

celakeMAJE, BE – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal merenggut nyawa terjadi di ruas jalan lintas Air Jawi Desa Transos Linau. Ironi (18) gadis asal Desa Transos Linau tewas di tempat setelah terhempas dari sepeda motor yang dikendarainya.

Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (17/12). Waktu itu, korban melintas di tikungan jalan menurun yang berada di Air Jawi dengan kecepatan cukup tinggi. Diperkirakan, korban tidak bisa mengendalikan laju sepeda motornya hingga terbanting dan terhempas di aspal jalan. Akibat benturan keras, korban mengalami luka dan pendarahaan di bagian hidung dan telinga.

Kapolres Kaur AKBP Hary Sudwijanto Sik M Si melalui Kasat Lantas Iptu Sigit didampingi Brigpol Agus Prio mengungkapkan korban mengalami luka parah di bagian kepala dan mengalami pendarahan hebat. Selain itu, korban juga mengalami luka memar di bagian dada akibat terbentur stang motor.

“Akibat luka parah yang dialaminya, korban tewas ditempat. Darah segar banyak keluar dari hidung dan telinga korban,” terang Sigit didampingi Agus Prio.

  • Share/Bookmark

2 Responses to “Laka Tunggal, Gadis Linau Tewas di Tempat”

  1. Merpas

    Inalilahi…

    Banyak kecelakaan di kabupaten kaur penyebabnya adalah:
    Kebanyakan yang korban adalah anak-anak (15-25 tahun) ini karna mereka belum mahir dan pandai naik motor, sok-sokan atau ugal-ugalan di jalan mereka ini rata-rata belum punya SIM, ini adalah tugas instansi terkait untuk meningkatkan peraturan didaerahnya…

    #24
  2. Bujang Kaur

    memang susah kalo di kampung…sepertinya mereka yang suka kebut-kebutan punya nyawa lebih dari satu.
    dan untuk masyarakat Kaur masih perlu proses untuk saling menghargai nyawa seseorang.

    #26

Leave a Reply