Bangun Rel KA, PT IRI Lakukan Survey
Tim survey PT IRI, Sumarjo mengatakan pihaknya tengah melakukan survey. Survey ini dieprkirakan akan memakan waktu yang cukup lama. Setelah survey baru dilakukan pengukuran.
Survey ini untuk melihat batas tanah warga serta pemukiman. Jika natinya masuk wilayah PT untuk pembangunan, maka kita akan melakukan ganti rugi lahan tersebut, ujar Sumarjo.
Selanjutnya, dalam pengukuran nantinya mulai dari 200 -300 meter dari pemukiman warga. Kemungkinan besar kebun warga akan masuk dalam pengukuran tim IRI guna pembangunan rel kereta api tersebut, lanjutnya.
Dalam pembangunan rel kereta api tersebut tinggal menyambungkan wilayah Bengkulu terutama Kabupaten Kaur dan pihak perusahaan telah mengkoordinasi dengan gubernur, bupati dan penjabat terkait, begitu juga dengan ganti rugi lahan.
Untuk ganti rugi akan dilakukan koordinasi dengan pihak dinas terkait, yang jelas kita dalam mengganti tanah atau kebun sesuai dengan harga pasaran tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. sehingga tidak ada yang dirugikan, ujarnya
Semenatara itu, Kepala Desa Linau Sirajudin mengatakan memang ada survey yang dilakukan pihak PT IRI. Desa Linau sendiri masuk dalam pengukuran untuk rencana pembuatan rel kerata api bersama desa Air Long.
Dua desa tersebut merupakan kawasan industri untuk pelabuhan. Namun untuk lebih lanjutnya kita serahkan kepada masyarakat dan juga pemerintah, ujar Kades.
Sumber BE


Rencana Kerata Api di mana Stasiunya(Peronya)..awas bnyk bukit….