Pemilukada Kaur 2 Putaran: Sedangkan pesaingnya pasangan... KPU Kaur Didistribusikan Kertas Suara : Rencana pendistribusian... BBM Melejit Lagi: Dewan meminta Pemkab Kaur... Hidayat-Surianto Datangi KPU Kaur: Massa ini mengiringi Hidayat... 98,68 Persen Lulus UNU SMP: Kadispendik Kaur Drs Agunawan...

Air di RSUD Kaur Bau dan Berwarna Kuning

Monday, September 28, 2009
By Bujang Kaur

Dikatakan Edi, kendati fasilitas air baru sebatas sumur galian pihaknya tetap berupaya menciptakan pelayanan semakin lebih baik. Sejumlah perawat yang bertugas di rumah sakit sudah aktif 24 jam. Untuk itu terkait dengan fasilitas air bersih, pihaknya akan berupaya mengajukan anggaran pembuatan sumur bor di tahun 2010 mendatang. Tujuannya agar air bersih yang didapat atau dikonsumsi di rumah sakit yang bersih tidak berwarna lagi.

“Proses pembangunan terus berjalan. Pasiennyapun sudah mulai banyak. Masyarakat yang berobat menggunakan kartu jamkesmaspun bisa terus dilayani tanpa ada kendala berarti. Untuk fasilitas air bersih, yang utama itu memang sebaiknya sumur bor. Minimal di setiap gedung satu sumur bor. Untuk sementara, karena bertahap paling tidaknya itu tiga sumur bor. Pertama di ruangan gedung rawat inap, ruang unit gawat darurat, serta gedung lainnya,” ujar Edy.

Lanjut Edi, pihaknya juga dalam pelayanan kesehatan akan membuat sistem baru. Dimana pasien yang ada di puskesmas diminta untuk tidak langsung dirujuk ke rumah sakit lainnya, melainkan dirujuk ke RSUD Kaur. Untuk itu, pihaknya akan mempersiapkan berbagai fasilitas. Baik itu ruang operasi serta kelengkapan di ruang IGD selaku ruang penanganan pertama. Jika nantinya sudah lengkap, akan diupayakan dokter spesialisnya.

“Jadi kalau semua kelengkapan rumah sakit sudah ada, masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk berobat. Cukup di rumah sakit yang ada di Kaur saja. untuk masalah rujukan ke rumah sakit lainnya itu tinggal lagi urusan RSUD Kaur. Jika memang perlu dirujuk barulah akan diberikan rujukan. Mudah-mudahan secara bertahap semuanya bisa berjalan dengan baik. Masyarakat juga bisa menikmatinya pelayanan,” pungkas Edi yang belum lama dilantik mengganti dr Hj Rellya Emelda di ruangannya.

Sumber RB

  • Share/Bookmark

Leave a Reply