140 KU Terima Bantuan Sosial
Penerimanya, 25 KU di Kecamatan Maje, 30 KU di Kecamatan Nasal, 25 KU di Kecamatan Muara Sahung. Kemudian 50 KU untuk rumah tidak layak huni senilai Rp 4,5 juta.
Kemudian, 20 KU di Kecamatan Nasal, 15 KU di Kecamatan Maje, dan 15 KU di Kecamatan Muasa Sahung. Kemudian 10 KU keuangan mikro di Kecamatan Kaur Utara ikut menerima bantuan berupa uang tunai total sebesar Rp 250 juta. Penyerahan bantuan, dilakukan secara simoblis oleh Bupati Kaur, Drs. H. Warman Suwardi, MM di lantai III Pemkab Kaur, Rabu (21/10) kemarin.
Dikatakan Bupati, penyaluran bantuan itu sesuai dengan proposal yang diajukan setiap kelompok. Sebelumnya kelompok yang mengajukan proposal, dilakukan penyeleksian. Sebab untuk bantuan tahap awal masih peberdayaan atau permulaan. Jadi kelompok usaha yang menerima bantuan harus giat meningkatkan kinerjanya. Baik memelihara, dan mengelolanya dengan baik.
‘’Bantuan yang diberikan sekarang baru dua jenis. Yakni Kube dan rumah tidak layak huni. Bantuan itu didapat dari Dinas Sosial Provinsi. Sedangkan bantuan keuangan mikro didapat dari pusat langsung.
Khusus untuk bantuan Kube hanya 80 kelompok sasaran yang melibatkan 800 kepala keluarga (KK). Sedangkan untuk rumah tidak layak huni, sasarannya rumah warga yang memang kondisi ekonominya lemah dan memperihatinkan,’’ ujar Warman.
Lanjutnya, dengan telah diberikannya bantuan, diharapkan kepada seluruh Kades, camat dan pihak terkait lainnya, untuk sams-sama melakukan pengawasan. Sehingga penerapan bantuan bisa dicapai sesuai keinginan. Jangan sampai bantuan tersebut disalahgunakan. Kalau itu terjadi, akan berhubungan dengan aparat peneggak hukum.
‘’Mudah-mudahan dari tahun ke tahun jumlah pakir miskin di Kaur terus berkurang. Target kita lima tahun ke depan, tinggal lima ribu warga miskin lagi– dari 161 ribu,’’ demikian Warman.
Sumber RB

